Lama aku tidak merasakan kebahagiaan
Lama sekali
Beneran lama, kawan
Hatiku terkunci
Mimpi itu masih ada
Jujur aku akui
Cintanya aku rasakan ketika ia diam saja
Dan aku mencintainya karena ini
Waktu membuat aku bosan
Terkurung dalam ketidakpastian
Dan aku merasakan sedih yang teramat dalam
Aku tidak yakin kalau aku bakalan bisa berhenti untuk tidak muram
Ternyata aku salah
Seseorang di sana di dunia itu
Telah mengembalikan lagi keceriaanku
Aku bahagia, sumpah
Ia menyebutku sahabat
Hatiku mendua sekarang
Kepada dia, yang selalu diam seribu bahasa hening tanpa suara
Dan kepada dia, yang asyik diajak berkomunikasi begitu hangat
Mereka berdua adalah inspirasi
Aku tidak tahu perasaan mereka berdua kepadaku, tetapi itu tidaklah penting
Aku hanya ingin jujur untuk mengatakkan bahwa hatiku memuja mereka berdua
Aku adalah sang pungguk sementara mereka berdua adalah sang bulan
Pungguk di sini merindukan dua bulan di sana dan di situ
Sumedang...
Sumedang...